0
Saturday 24 July 2021 - 09:30

Caracas Menuduh AS Lakukan 'Provokasi Mencolok'

Story Code : 944819
C17 Globemaster (wikipedia).
C17 Globemaster (wikipedia).
Menurut pernyataan Kementerian Pertahanan, sebuah pesawat angkut berat C-17 Globemaster III Angkatan Udara AS melintasi perbatasan Venezuela-Kolombia pada Kamis malam dan selama tiga menit terbang di atas negara bagian Zulia, Venezuela barat, yang mencakup wilayah sekitar 14 mil.

Pernyataan itu mencatat bahwa pesawat melakukan pelanggaran saat terlibat dalam serangkaian latihan lebih besar yang melibatkan pesawat F-16 dan RC-135 Amerika. Yang terakhir telah dikonfirmasi oleh sumber pelacakan pesawat independen sebagai pesawat intelijen sinyal RC-135V/W Rivet Joint, yang terbang beberapa putaran di atas negara bagian La Guajira, Cesar, dan Magdalena di Kolombia timur laut pada Kamis malam.

Kementerian mencatat ini adalah ke-21 kalinya tahun ini pesawat AS melanggar Wilayah Informasi Penerbangan Maiquetía, nama lain untuk wilayah udara yang diatur oleh pengontrol lalu lintas udara Venezuela. Ini disebut "pelanggaran serius standar penerbangan internasional."

“Kami menegaskan kembali di hadapan masyarakat internasional dan organisasi multilateral bahwa kehadiran pangkalan Amerika Utara di wilayah Kolombia merupakan ancaman permanen dan merupakan mekanisme gangguan mengerikan yang secara signifikan mempengaruhi stabilitas kawasan Karibia dan Amerika Latin di mana, berkat upaya integrasi Panglima Tertinggi Hugo Chavez, telah bekerja pada konsolidasinya sebagai Zona Damai," tambah kementerian itu.

Sebuah tangkapan layar dari pelacak penerbangan online menunjukkan C-17, callsign RCH233, melintasi Taman Nasional Sierra de Perijá di Venezuela.

“Saya dengan tegas menolak pelanggaran wilayah udara kedaulatan kami oleh pesawat militer AS,” kata Menteri Pertahanan Venezuela Jenderal Vladimir Padrino di Twitter pada hari Jumat. "Ini terjadi ketika [Presiden Kolombia] Ivan Duque menyerahkan kedaulatan rakyat Kolombia ke pangkalan militer asing dengan rendah hati. Ini adalah ancaman serius bagi seluruh wilayah."

Kerja sama militer AS dengan Kolombia mendapat sorotan baru-baru ini setelah Pentagon mengkonfirmasi bahwa tujuh orang mantan militer Kolombia yang ditangkap di Haiti sehubungan dengan pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise awal bulan ini telah menerima pelatihan khusus dari AS sebagai bagian dari layanan pelatihan mereka, termasuk dari Western Hemisphere Institute for Security Cooperation (WHINSEC) di Fort Benning, Georgia.[IT/AR]
Artikel Terkait
Comment