0
Monday 2 August 2021 - 01:47

Iran Dapat Kembali Ke Pembicaraan Wina Dengan 'Tuntutan Yang Tidak Realistis'

Story Code : 946288
Iran Dapat Kembali Ke Pembicaraan Wina Dengan
Utusan Khusus AS untuk Urusan Iran mengklaim bahwa Republik Islam Iran dapat kembali ke putaran ketujuh pembicaraan Wina untuk kebangkitan JCPOA dengan 'tuntutan yang tidak realistis'.

Perwakilan Khusus AS untuk Urusan Iran Robert Malley mengklaim bahwa Iran dapat kembali ke putaran ketujuh pembicaraan nuklir di Wina dengan "tuntutan yang tidak realistis", New York Times melaporkan.

"Ada risiko nyata di sini bahwa mereka kembali dengan tuntutan yang tidak realistis tentang apa yang dapat mereka capai dalam pembicaraan ini," tegasnya.

Sementara itu, seorang pejabat senior Eropa yang terlibat dalam pembicaraan Wina mengatakan bahwa jika Presiden AS Joe Biden tidak terpilih untuk masa jabatan berikutnya atau orang seperti mantan Presiden AS Trump terpilih, ada kemungkinan AS akan menarik diri dari Rencana Komprehensif Bersama. Aksi (JCPOA).

Kalau kejadian ini pernah terjadi sekali, bisa terulang lagi, tambahnya.

Banyak pengamat percaya bahwa Presiden AS Joe Biden melanjutkan kebijakan tekanan maksimum mantan Presiden AS Donald Trump terhadap Iran.

Perlu dicatat bahwa pembicaraan Wina untuk kebangkitan JCPOA dimulai di ibukota Austria Wina pada April 2021 dan sekarang telah berhenti sampai pemerintah baru mulai menjabat di Iran.(IT/TGM)
Artikel Terkait
Comment